Move to adisembiring.wordpress.com
Dah pindah ke tkp yang baru http://adisembiring.wordpress.com
Service Component Archtecture Implementation (part 1)
Aku udah delapan hari bekerja di sini, kerjaan yang dikasi ama perusahaan ku hanya disuruh belajar dan explore tentang SCA menggunakan Webpshere Integration Developer.
Nah …, sekarang apa itu SCA ??? Kepanjanganya adalah Service Component Architecture. SCA merupakan satu paradigma mengembangkan aplikasi berbasis SOA dengan cara menggabungkan beberapa service kedalam suatu component lalu mendisitribusikan/publish agar dapat digunakan oleh aplikasi lain.
Komponen memiliki banyak service, service memiliki banyak fungsi yang sering disebut dengan bisnis fungsi. Komponen ini lah yang didistribusikan/dipublish ke luar menggunakan interface. Dengan adanya interface ini, client tidak boleh secara langsung menggunakan service maupun fungsi service. Tapi client hanya bisa mengakses melalui interface yang telah disediakan component tersebut melalui pertukaran pesan (SOAP contohnya). Dengan begitu, aplikasi menjadi loosely coupled, artinya client tidak tergantung dengan implmentasi component. Apabila terjadi perubahan bisnis logic pada fungsi2 service, yang dirubah hanya bisnis logic saja.
Itu sekilas tentang SCA. Nah …, kami menggunakan tools WID (Websphere Integration Developer) untuk mengimplementasikan SCA ini. nah …., apa2 aja sih yang bisa dilakukan oleh tools ini ?
1. BPEL (Business Process Execution Language) biasa juga dikatan sebagai workflow bisnis proses: teknologi ini digunakan untuk mengchoreography service2 untuk mengimplmentasikan sebuah bisnis proses tertentu. misalkan, ada bisnis proses pemesanan barang. kalau kita telaah untuk melakukan pemesanan barang ada beberapa service yang bisa kita rancang. AccountManager (Untuk mengecek account), StockManager untuk mengecek barang2 yang dipesan tersedia atau tidak, ada Order Shipping untuk mengaprove barang2 yang dipesan. Stock Manager, Account Manager, dan Order Shipping di orkestrasi/digabungkan untuk mengimplementasikan bisnis proses pemesanan barang
2. Human Task, dalam sebuah bisnis proses tidak lah selalu diautomasi oleh fungsi2 software. Tapi terkadang perlu confirmasi, atau approve dari manusia. Ini lah guna si Human Task, melibatkan campur tangan manusia pada bisnis proses. Sebagai contoh, apa bila jumlah barang yang di pesan dibawah satu juta pesanan langsung diapprove namun apabila pesanan barang melebihi satu juta unit harus terlebih dahulu di review oleh manager, nanti manager sendiri yang memutuskan kalau pemesanan barang itu layak di approved atau tidak.
3. Business Rules, bisnis rule ini berisi kondisi2 untuk melakukan bisnis proses bisa juga dikatakan sebagai aturan2 untuk menjalankan bisnis proses, mislkan aturan 1 di lakukan makan proses selanjutnya adalah demikan2. contoh kondisi bisnis proses adalah: jika barang yang di pesan lebih dari satu juta approvernya adalah manager, jika barang lebih dari sepuluh juta approver adalah manager dan gm. Sebenarnya bisnis rule ini bisa langsung diimplementasikan/di coding pada BPEL, jadi ngga pala perlu bisnis rules segala. Tapi masalah muncul, bagai mana jika bisnis proses berubah. jika jumlah barang lebih dari satu juta harus di approve oleh asistant manager dan manager. Ngga mungkin dong, setiap kali ada perubahaan proses bisnis seperti ini harus mengubah code BPEL. Nah …, ini lah hebatnya si busness rule. Kita bisa merubah2 kondisi2 bisnis seperti diatas secara dynamic pada application server tepatnya pada bagian BPC.
Masih ada beberapa teknologi lain, tapi kapan2 lah itu y
…
Bersambung. …..
Ripping DVD
Sebenarnya aku pengen buat article tentang software development untuk kali ini, namun berhubung pengetahuan ku tentang software development masih kurang, jadi ngga bisa sekarang. Mungkin di lain waktu aku akan cerita tentang Design Pattern untuk menggenapi keinginanku.
Hokeh .., mari kita lanjut dengan topik yang sebenarnya. Topik kali ini adalah bagai mana cara melakukan konversi plus kompresi file DVD ke single file seperti file .avi, .mpeg, .mkv. Teknik konversi ini sering disebut dengan `ripping` atau nge-rip. Pada dasarnya ukuran keseluruhan file DVD bisa mencapai 4GB, file ini cukup besar untuk disimpan pada hardisk komputer, kalo kita sering menyimpan file DVD ke PC bakalan cepat lah Hardisknya kehabisan Space.Nah …, Tujuan dilakukan ripping adalah mengubah file DVD yang terdiri dari beberapa file seperti file yang berekstensi .IFO dan .VOB menjadi satu file dengan ukuran file yang tidak terlalu besar yang berikisar (600 – 800 MB) dengan kualitas video yang lumayan bagus. Sehingga kita bisa mengkoleksi video ke hardisk PC kita tanpa menghabiskan space space 4 GB untuk satu DVD.
Teknik ini dilakukan dengan menggunakan software DVDRipper. Nah …, aku dah temukan sebuah software gratisan dan juga powerfull untuk mendukung teknik ripping DVD. namanya adalah HandBrake. Software ini sebenarnya memiliki fitur yang begitu kompleks, terdapat fungsi untuk mengeset width dan height, video codec, frame rate, target size, bitrate, aubtitle dan lain-lain. Namun untuk user biasa, kita dipermudah dengan hanya mengeset target size saja.
Langkah2 melakukan ripping DVD adalah:
- Pilih Source File (Berasal dari Drive, Folder Video-TS, atau File)
- Pilih Tab Video
- Tentukan target size video yang kita inginkan (700-800MB ukuran yang direkomendasikan untuk mendapatkan kualitas video yang bagus)
- lalu tekan tombol start.
Waktu yang diperlukan untuk melakukan conversi lumayan lama. Aku telah mencoba dengan spesifikasi PC yang memiliki RAM 1 GB dan Processor 3GB, memakan waktu sekitar 40 menit.
Hokeh lah, selamat mencoba y
Oh ya, Handbrake dibangun dengan teknologi .NET, jadi sebelum menginstall Handbrake, PC kita harus terlebih dahulu terinstall .NET framework
Remove/Delete Recycler Directory
Have been along time yeah …
, kerena aku sekarang Kerja praktek di Jakarta, ada baiknya kalo kata `aku` diganti dengan `gua` heheheheheheheh. go to the topic.
Virus2 sekarang banyak yang menyembunyikan diri di directory recycler, terutama virus2 local. Directory ini sebenarnya read only jadi tidak bisa di delete dengan menekan tombol shift+delete.Dengan bersembunyinya virus tersebut didirectory ini. Akan memudahkan virus yang tinggal didalamnya untuk hidup seribu tahun (* macam puisinya Chairil Anwar *), menduplikasi kan diri, membuat short cut, atau bisa saja merusak file2 yang ada di komputer kita.Nah, sekarang gua dah coba buat script untuk menghapus directory itu, biar virus2 yang ngga tau diri itu bisa terhapus dari directory tersebut secara tuntas, tas, tas, tas
. caranya :
Directory recycler secara default di hide oleh file system yang ada di windwos. Gimana cara memunculkannya ???
klik my computer, pilih menu tools>>folder options>>pilih tab views>>
- pilih show hiddens file and folder
- uncheck / hide protected operating system files
Download file ini, extract lalu double click file Del_recycler.bat.
Teng tereng ……, file recycler terdelet lah sudah. hehehehehe
file ini dalam bentuk bat file, jadi bisa di edit dengan menggunakan text editor (Notpad, editplus, notpad ++, dll) sesuai dengan kebutuhan. Inti dari script ini adalah:
C: -> masuk ke drive C
cd\ -> masuk ke directory paling awal pada drive C
rmdir recycler /s /q -> menghapus directory file system recycler tanpa confirmasi dari user
rmdir $RECYCLE.BIN /s /q menghapus directory file system RECYCLE.BIN tanpa confirmasi dari user
Untuk menghapus directory recycler pada drive D, E dst. Ulangi scipt :
C:
cd\
rmdir recycler /s /q
rmdir $RECYCLE.BIN /s /q
Ganti `C:` menjadi inisial drive yang akan di directory recyclernya seperti `D:`.
Tapi setelah gua coba2, ada beberapa malware yang ngga bisa dihapus. Hasilnya adalah access denied karena file malware itu dah diberikan attribute file system dan read only. Jika lu temukan hal seperti itu, gunakan software ini.
- Extract lalu run applikasi `Moso Force Delete`.
- Pilih file yang tidak dapat dihapus itu
- Klik delete
- Tara ……, malware keparat pun sudah bisa terdelete dengan sempurna
Selamat mencoba y
NB: Ada baiknya, setiap hari menghapus directory ini untuk agar virus2 tidak berkembang biak pada directory ini. File bat ini juga bisa digunakan untuk metrace virus/malware yang hinggap di disk lu lu pade.
Posting Blog By Email
Akhirnya, Fitur yang selama ini aku tunggu2 datang juga. Posting by Email. Tapi sialnya, fitur ini datang 2 minggu sebelum aku pergi kerja praktek. Dari dulu ngga ada fitur ini, soalnya di del punya fasilitas email 20 empat jam, dengan munculnya fitur ini aku akan semakin mudah untuk posting blog dan membalas comment via email tanpa internet connection, jadi aku ngga perlu mengunggu jam mandiri malam buka.
Tapi karena 2 minggu lagi aku pergi, alhasil percuma aja. Soalnya di tempat aku KP ada internet connection 20 empat jam. hiks, hiks, hiks.
Fitur ini membuat ku cemburu sama orang orang yang tinggal di del, mereka udah bisa bebas ngepost blog via email student.
Oke lah, apa2 saja yang bisa dilakukan dengan fitur post by email:
- Post By Email
- Specifying category
- Specifying tag
- Add attachment
- Specifying delay time
- dll
Cara memosting blog wordpress menggunakan email di wordpress.com-mu bisa diliat pada link berikut: http://support.wordpress.com/post-by-email/
Selamat menikmati ya
.
NB: postingan ini aku post melalui email.